November 09, 2017

Cara Configurasi Repositor (apt mirror) | Debian 8



Repositoryadalah sekumpulan paket-paket aplikasi atau program untuk sebuah sistem operasi (red : Linux) yang digunakan untuk menunjang kinerja dari sebuah aplikasi, program, dan sebagainya yang didapatkan dari Server Mirror website paket-paket tersebut. Bisa dibilang Repository ini adalah paket-paket khusus untuk sebuah sistem operasi yang kemudian paket-paket tersebut di instal untuk mendapatkan kinerja lebih baik dari sebuah sistem operasi.
repository



Berikut cara konfigurasi repository pada debian 8: 

Pertama , login sebagai root.


kedua , buka file resources.list  dengan cara ketikan 
nano /etc/apt/sources.list



 next , edit file resources.list tadi dengan situs repository lokal di indonesia .

Berikut daftar repository (apt mirror) local di indonesia :

KAMBING-UI
deb http://kambing.ui.ac.id/debian/ jessie main contrib non-free
deb http://kambing.ui.ac.id/debian/ jessie-updates main contrib non-free
deb http://kambing.ui.ac.id/debian-security/ jessie/updates main contrib non-free 
KEBO VLSM
deb http://kebo.vlsm.org/debian/ jessie main contrib non-free
deb http://kebo.vlsm.org/debian/ jessie-updates main contrib non-free
deb http://kebo.vlsm.org/debian-security/ jessie/updates main contrib non-free 
DATA UTAMA SURABAYA
deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian/ jessie main contrib non-free
deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian/ jessie-updates main contrib non-free
deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian-security/ jessie/updates main contrib non-free 
UNEJ
deb http://mirror.unej.ac.id/debian/ jessie main contrib non-free
deb http://mirror.unej.ac.id/debian/ jessie-updates main contrib non-free
deb http://mirror.unej.ac.id/debian-security/ jessie/updates main contrib non-free 

finish , update debian anda dengan cara ketikan
apt-get update
selesai ...
Read More

October 15, 2017

Apa Itu Database Server? dan Cara configurasi database server di debian 8 ?


Database server adalah program komputer yang menyediakan layanan data lainnya ke komputer atau program komputer, seperti yang ditetapkan oleh model klien-server. Istilah ini juga merujuk kepada sebuah komputer yang didedikasikan untuk menjalankan program server database. Database sistem manajemen database yang sering menyediakan fungsi server, dan beberapa DBMSs (misalnya, MySQL) secara eksklusif bergantung pada model klien-server untuk akses data.

Fungsi Database Server : 
Database server menyediakan beberapa manfaat yaitu:
1. Semua data untuk organisasi dapat disimpan di satu lokasi.
2. Database server menambahkan tingkat keamanan data.
3. Database server menyediakan layanan database management service dimana data disusun
4. Dengan cara tertentu sehingga meningkatkan pencarian dan pengambilan data.
5. Beberapa client dapat mengakses data yang disimpan di database server dalam satu waktu tanpa saling menggangu satu sama lain.

Cara Kerja Database Server
Client-server model dapat diartikan sebagai model dari suatu sistem yang membagi proses sistem antara server yang mengolah database dan client yang menjalankan aplikasi. Database server mengurangi beban akses data oleh client pada server. Database dapat diakses oleh beberapa client secara bersamaan dimana data yang diakses hanya atau diubah berasal dari satu sumber yaitu database pada server.

Keuntungan Database Server :


Macam - Macam Program Database Server :
1. Mysql

MySQL merupakan sebuah perangkat lunak system manajemen basis data SQL yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis di bawah lisensi GNU General Public Licenci (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL 


2. Microsoft SQL Server 2000

Microsoft SQL Server 2000 adalah perangkat lunak relational database management system (RDBMS) yang didesain untuk melakukan proses manipulasi database berukuran besar dengan berbagai fasilitas. Microsoft SQL Server 2000 merupakan produk andalan Microsoft untuk database server. Kemampuannya dalam manajemen data dan kemudahan dalam pengoperasiannya membuat RDBMS ini menjadi pilihan para database administrator.

3. Oracle

Oracle adalah relational database management system (RDBMS) untuk mengelola informasi secara terbuka, komprehensif dan terintegrasi. Oracle Server menyediakan solusi yang efisien dan efektif karena kemampuannya dalam hal sebagai berikut:
Dapat bekerja di lingkungan client/server (pemrosesan tersebar)
1. Menangani manajemen space dan basis data yang besar
2. Mendukung akses data secara simultan
3. Performansi pemrosesan transaksi yang tinggi
4. Menjamin ketersediaan yang terkontrol
5. Lingkungan yang terreplikasi

Berikut cara configurasi database server di debian 8:

Petama, install mysql server dan mysql client dengan ketikan perintah di bawah.
apt-get install mysql-server mysql-client

apt-get install mysql-server mysql-client

Next ,masukan password sql user root.

masukkan password user root
Next ,konfigurasi pada file my.conf,dengan ketikkan perintah berikut:
nano /etc/mysql/my.cnf
nano /etc/mysql/my.cnf
Sesuaikan seperti gambar berikut :



Next  ,Install paket phpmyadmin ,dengan ketikkan perintah berikut :
apt-get install phpmyadmin
apt-get install phpmyadmin
Next , pilih yes.




Next , pilih packet configurasi .



Next , masukkan pasword admin.




Finish , masukkan pasword mysql apl untuk phpmyadmin.



kita coba uji coba menggunakan browser.


masukkan user dan password php myadmin
Hasilnya akan seperti berikut :


Okey. sudah berhasil .demikian tutorial configurasi database server di debian 8
Read More

Install FTP , Virtual Hosts , Scuring Web Server di Debian 8

FTP SERVER
           FTP adalah singkatan dari File Transfer Protocol, protokol untuk bertukar file melalui jaringan. FTP sering digunakan untuk mendownload sebuah file dari server maupun untuk mengupload file ke sebuah server (misalnya mengupload konten-konten web ke sebuah webserver). Cara kerja protokol FTP hampir sama dengan protokol lainnya. Apabila protokol HTTP bertugas untuk urusan web, kemudian protkol SMTP bertugas dalam urusan
mail, maka FTP ini bertugas untuk urusan pertukaran file. Intinya FTP adalah protokol yang bertugas dalam hal pertukaran file baik itu download ataupun upload di jaringan.
1. Installasi dan konfigurasi ProFTPd :

#apt-get install proftpd


2.  Akan muncul dua pilihan yaitu “from inetd” dan “standalone” silahkan pilih standalone dengan mekan enter , untuk konfigurasi ftp server menggunakan aplikasi ini terdapat pada file “/etc/proftpd/proftpd.conf” baik untuk konfigurasi dengan password atau pun guest ok.



Read More

Pengertian, Fungsi dan Keunggulan Samba


Pengertian, Fungsi dan Keunggulan Samba


Apa itu Samba?
Read More

October 08, 2017

Tutorial Konfigurasi FTP Server di Debian 8


Read More

August 24, 2017

Configurasi SSH Server | Debian 8

Configurasi SSH Server  | Debian 8

SSH pada debian sever berungsi sebagai remote acces , sehingga dapat diakses menggunakan komputer dimanapun kita berada asal ada koneksi internet.

Berikut tutorial konfigurasi SSH di Debian Srever 8 :
  1. Pertama login dulu sebagai user root.
  2. Instal SSH di debian Server. caranya ketik " apt-get install ssh " (tanpa tanda petik ya).
    apt-get install ssh

  3. Setelah install kita setting port nya dengan cara ketik  " nano /etc/ssh/sshd_config " (tanpa tanda petik ya).
    nano /etc/ssh/sshd_config

    setting port nya 
    di file sshd_config kita setting port nya . jangan lupa tekan CTRL + X lalu Y terus Enter untuk save . Nah demikian tutorial dari saya trimakasih.

Read More

August 21, 2017

Perintah Dasar Linux Lengkap

Perintah Dasar Linux Lengkap


Linux adalah sistem operasi gratis yang merupakan turunan dari Unix, banyak pengembang dan komunitas Linux di dunia. Linux dikenal sulit digunakan dibandingkan WIndows OS, Bagi teman-teman yang sedang belajar menggunakan Linux perintah dasar-dasar di terminal Linux wajib kita ketahui karena kita akan menggunakannya untuk mengoperasikan sistem Linux.
Berikut ini kumpulan lengkap perintah dasar-dasar linux di terminal:
A
adduser = Tambah pengguna ke sistem
addgroup = Tambah grup ke sistem
alias = Buat sebuah alias
apropos = Cari Bantuan halaman manual (man-k)
apt-get = Cari dan menginstal paket perangkat lunak (Debian)
aspell = Pemeriksa Ejaan
awk = Cari dan Ganti teks, database sort / validate / index
B
basename = Strip direktori dan akhiran dari nama file
bash = GNU Bourne-Again Shell
bc = Arbitrary bahasa kalkulator presisi
bg = Kirim ke latar belakang
break = Keluar dari sebuah loop
builtin = Jalankan shell builtin
bzip2 = Compress atau dekompresi file bernama (s)
C
cal = Tampilkan kalender
case = kondisional melakukan perintah
cat = Menampilkan isi file
cd = Mengganti Directori
cfdisk = Tabel partisi manipulator untuk Linux
chgrp = Mengubah kepemilikan grup
chmod = Mengubah izin akses
chown = Mengubah pemilik file dan grup
chroot = Jalankan perintah dengan direktori root yang berbeda
chkconfig = Sistem layanan (runlevel)
cksum = Cetak byte CRC checksum dan menghitung
clear = Hapus layar terminal
cmp = Membandingkan dua file
comm = Bandingkan dua file diurutkan baris demi baris
command = Jalankan perintah – shell mengabaikan fungsi
continue = Resume iterasi berikutnya dari suatu loop
cp = Menyalin satu atau lebih file ke lokasi lain
cron = Daemon menjalankan perintah yang dijadwalkan
crontab = Jadwalkan perintah untuk menjalankan di lain waktu
csplit = Split file ke dalam konteks – potongan ditentukan
cut = membagi file menjadi beberapa bagian
D
date = Menampilkan atau mengubah tanggal & waktu
dc = Desk Kalkulator
dd = Mengkonversi dan menyalin file, menulis header disk, boot record
ddrescue = Alat untuk memperbaiki data
declare = Deklarasikan variabel dan memberi mereka atribut
df = Tampilkan ruang disk
diff = Tampilkan perbedaan antara dua file
diff3 = Tampilkan perbedaan di antara tiga file
menggali = DNS lookup
dir = Daftar isi direktori singkat
dircolors = Warna setup untuk ls ‘
dirname = Convert semua pathname ke beberapa path
dirs = Tampilkan daftar direktori yang diingat
dmesg = Mencetak pesan-pesan kernel & driver
du = Perkiraan penggunaan kapasitas file
E
echo = Tampilkan pesan di layar
egrep = Cari file untuk baris yang sesuai dengan ekspresi yang diperpanjang
eject = Mengeluarkan media removable
enable = Mengaktifkan dan menonaktifkan perintah shell builtin
env = Environment variabel
ethtool = Pengaturan kartu Ethernet
eval = Evaluasi beberapa perintah / argumen
exec = Menjalankan perintah
exit = Keluar dari shell
expect = mengotomatiskan aplikasi yang bebas diakses melalui terminal
expand = Convert tab ke spasi
eksport = Set variabel lingkungan
expr = Evaluasi ekspresi
F
false = Tidak melakukan apa-apa, tidak berhasil
fdformat = Tingkat rendah format sebuah floppy disk
fdisk = tabel partisi manipulator untuk Linux
fg = Kirim pekerjaan untuk foreground
fgrep = Cari file untuk baris yang cocok dengan string yang tetap
file = Tentukan jenis file
find = Cari file yang memenuhi kriteria yang diinginkan
fmt = Format ulang tipe teks
fold = Wrap teks agar sesuai dengan lebar tertentu.
for = Memperluas kata-kata, dan menjalankan perintah
format = Format disk atau kaset
free = Tampilkan penggunaan memori
fsck = Memeriksa dan memperbaiki sistem File konsistensi
ftp = File Transfer Protocol
fungsi = Tentukan fungsi macro
fuser = Identifikasi / memutuskan proses yang sedang mengakses file
G
gawk = Cari dan Ganti teks dalam file
getopts = Menguraikan parameter sesuai posisi
grep = Cari file untuk baris yang cocok dengan pola tertentu
group = Cetak nama grup pada pengguna
gzip = Compress atau dekompresi nama file
H
hash = Mengingat seluruh pathname dari sebuah nama argumen
head = Output bagian pertama dari file
help = Tampilkan bantuan untuk perintah built-in
history = Perintah history
hostname = Cetak atau mengatur nama sistem
I
id = Cetak user dan grup id
if = melakukan perintah kondisional
ifconfig = Konfigurasi antarmuka jaringan
ifdown = Menghentikan antarmuka jaringan
ifup = Memulai antarmuka jaringan keatas
import = Menangkap layar server X dan menyimpan sebuah gambar ke file
install = Menyalin file dan mengatur atribut
J
join = gabung garis pada field umum
K
kill = Memberhentikan proses yang sedang berjalan
killall = Memberhentikan proses oleh nama
L
less = Tampilan output satu layar pada satu waktu
let = Melakukan aritmatika pada variabel shell
ln = Membuat hubungan antara file
local = Membuat variabel
locate = Cari file
logname = Cetak nama login
logout = Keluar dari sebuah login shell
look = Tampilan baris yang dimulai dengan string tertentu
lpc = Program Kontrol jalur printer
lpr = Off line print
lprint = Mencetak file / Print file
lprintd = Abort pekerjaan print
lprintq = Daftar antrian print
lprm = Hapus pekerjaan dari antrian print
ls = List informasi tentang file
lsof = List membuka file
M
make = Sekelompok Kompilasi ulang dari program
man = Bantuan manual
mkdir = Membuat folder baru
mkfifo = Membuat FIFOs (bernama pipa)
mkisofs = Buat hybrid ISO9660/JOLIET/HFS filesystem
mknod = Membuat blok atau karakter file khusus
more = Tampilan output satu layar pada satu waktu
mount = Mount file system
mtools = Memanipulasi file MS-DOS
mv = Memindahkan atau mengubah nama file atau direktori
mmv = Pindahkan massa dan mengubah nama (file)
N
netstat = Informasi Jaringan
nice = Mengatur prioritas perintah atau pekerjaan
nl = Nomor baris dan menulis file
nohup = Jalankan perintah kebal terhadap hangups
nslookup = Query Internet menyebut server secara interaktip
notify-send = Mengirim desktop notifications
O
open = membuka file dalam aplikasi default
op = Operator akses
P
passwd Memodifikasi password user
paste = Menggabungkan baris file
pathchk = Periksa nama file portabilitas
ping = Test sambungan jaringan
pkill = memberhentikan proses running
popd = Mengembalikan nilai sebelumnya dari direktori sekarang
pr = Siapkan file untuk dicetak /print
printcap = kemampuan pencetak Database
printenv = Cetak variabel lingkungan
printf = Format dan mencetak data
ps = Status Proses
pushd = Simpan dan kemudian mengubah direktori sekarang
pwd = Mengetahui direktori kita berada
Q
quota = Tampikan penggunaan disk dan membatasinya
quotacheck = Meneliti sistem file untuk penggunaan disk
quotactl = Set kuota disk
R
ram = perangkat disk ram
rcp = Salin file antara dua mesin
read = Membaca baris dari standar input
readarray = Baca dari stdin ke variabel array
readonly = Menandai variabel / fungsi sebagai readonly
reboot = Reboot sistem
rename = Ubah nama file
renice = Ubah prioritas dari proses yang berjalan
remsync = Sinkronisasi remote file melalui email
return = Keluar fungsi shell
rev = Membalikkan baris dari sebuah file
rm = Menghapus file
rmdir = Remove folder
rsync = Remote file copy (Synchronize file pohon)
S
screen = Multiplex terminal, run remote shells via ssh
scp = Secure copy (remote file copy)
sdiff = Menggabungkan dua file secara interaktif
sed = Stream Editor
select = Menerima input keyboard
seq = Print urutan numeric
set = Memanipulasi variabel shell dan fungsi
sftp = Secure File Transfer Program
shift = Pergeseran parameter posisi
shopt = Pilihan shell
shutdown = Shutdown atau restart linux
sleep = Delay/penundaan untuk jangka waktu tertentu
slocate = Cari file
sort = Mengurutkan file teks
source = Jalankan perintah dari file 
.”
split = Split file ke dalam fixed-potong
ssh = Secure Shell client (remote login program)
strace = Trace sistem panggilan dan sinyal
su = Gantikan identitas pengguna
sudo = Jalankan perintah sebagai user lain
sum = Mencetak checksum untuk file
symlink = Buatlah nama baru untuk file
sync = Sinkronisasi data pada disk dengan memori
T
tail = Output bagian terakhir file
tar = Tape Archiver
tee = Redirect output ke beberapa file
test = Evaluasi ekspresi kondisional
time = Program Mengukur waktu running
times = User dan sistem waktu
touch = Ubah file timestamps
top = Daftar proses yang berjalan pada sistem
traceroute = Trace Route to Host
trap = Jalankan perintah ketika sebuah sinyal adalah set (Bourne)
tr = Translate, squeeze, dan / atau menghapus karakter
true = Tidak melakukan apapun, berhasil
tsort = Topologi sort
tty = Print filename dari terminal pada stdin
type = menjelaskan perintah
U
ulimit = Batasi pengguna resources (sumber daya)
umask = Para pengguna menciptakan file tersembunyi
umount = Unmount (tidak menaiki) perangkat
unalias = Hapus alias
uname = Informasi sistem print
unexpand = Convert spasi untuk tab
Uniq = Uniquify file
unit = Mengkonversi unit dari satu skala ke yang lain
unset = Hapus variabel atau nama fungsi
unshar = Uraikan catatan arsip shell
until = Mengeksekusi perintah (sampai error)
useradd = Membuat akun user baru
usermod = Memodifikasi akun user
users = Daftar para pengguna yang sekarang ini login
uuencode = Encode file biner
uudecode = Decode file yang dibuat oleh uuencode
V
v = Daftar isi direktori Verbosely ( ls-l-b ‘)
vdir = Daftar isi direktori Verbosely ( 
ls-l-b ‘)
vi = Text Editor
vim = Text Editor
vmstat = Laporan statistik memori virtual
W
watch = Mengeksekusi / menampilkan sebuah program secara berkala
wc = Cetak byte, kata, dan baris menghitung
whereis = Cari pengguna $ path, halaman manual dan file source untuk program
which = Cari pengguna $ path untuk file program
while = Jalankan perintah
who = Cetak semua nama pengguna yang sedang log in
whoami = Cetak pengguna saat ini dan nama id ( `id-un ‘)
wget = Ambil halaman web atau file melalui HTTP, HTTPS atau FTP
write = Mengirim pesan ke pengguna lain
X
xargs = Jalankan utility, melewati daftar argumen yang dibangun
xdg-open = Buka file atau URL dalam aplikasi yang disukai pengguna.
Y
yes = Cetak string sampai di interrupt
. = Skrip menjalankan perintah shell yang sekarang
zip = Paket zip dan kompres (arsip) file
!! = Jalankan perintah terakhir lagi
### = Komentar / Remark
./ = Perintah menjalankan program
Dalam terminal pada saat membuat atau mengedit file:
Dalam vi editor atau editor lainnya ada dua mode, mode COMMAND untuk perintah dan mode INSERT untuk mengetik.
Tekan tombol ESC untuk pindah ke mode COMMAND
Tekan tombol INSERT untuk pindah ke mode INSERT
Save, pindah ke mode COMMAND lalu ketik :w
Save dan Exit :wq
Exit :q atau :q!
Cara masuk ke hard drive/hard disk/partisi
pertama kita harus melihat partisi tersebut dengan mengetikan
# fdisk -l atau # ls /dev
Biasanya sebelum kita bisa dapat masuk partisi diharuskan me mount partisi tersebut.
setelah list dari directory /dev ditampilkan lihat partisi yang ingin kita mount. Misalnya kita memutuskan untuk memount partisi dev sda1. flashdisk menggunakan nama sdc, sdc1 dst.
Maka ketik :
# mount /dev/sda1 /mnt
Penjelasan : mount adalah command sedang /dev/sda1 adalah lokasi dari device yang akan di mount. Dan /mnt adalah directory tujuan dari proses mount.
6. Sekarang isi dari directory sda1 bisa kita lihat di directory mount /mnt. Ketik :
# ls /mnt
maka akan tampil list dari sda1
7. Untuk melepas drive. Ketik :
# umount /dev/sda1
Biasanya untuk linux desktop partisi terdapat di /media (tetapi harus dimount dulu)
# cd /media
untuk melihat semua partisi.
# ls
Untuk menghapus file dan folder di trash
# rm -rf ~/.local/share/Trash/files
#rm -rf ~/.local/share/Trash/files/*
Untuk melihat isi trash
# ls ~/.local/share/Trash

Semoga membantu 🙂
Read More

August 14, 2017

Configurasi Web Server Debian 8

Configurasi Web Server Debian 8

Web server berfungsi sebagi server web yang ada di internet biasanya di akses menggunakan browser.
Berikut Cara Configurasi Web Server :


Install PHP5 atau Apache2 dengan cara ketikkan " apt-get install php5 " atau " apt-get install apache2 " (tanpa tanda petik )
Read More

August 07, 2017

Configurasi DNS Server | Debian Server 8

Configurasi DNS Server | Debian Server 8

DNS memudahkan kita untuk menghafal addres server kita daripada menghafal IP yang lebih rumit.
Berikut cara Configurasi DNS Server Pada Debian 8 :

  1. Instal Bind9 Dengan Cara ketikkan :" apt-get install bind9 " ( tanpa tanda petik ) lalu ketik " Y " untuk melanjutkan installasi bind 9 lalu enter.
  2. Setelah itu masuk ke direktori bind 9 dengan cara ketikkan " cd  /etc/bind " ( tanpa tanda petik dan setalah cd harus di sepasi ) lalu enter.
  3. Kemudian kita Edit named.conf.local dengan cara " nano named.conf.local " ( tanpa tanda petik )lalu enter dan isikan script berikut :
    isi file named.conf.local
    jangan lupa tekan CTRL + X lalu Y lalu Enter.
  4. Ketikkan " cp db.local db.irfan " ( tanpa tanda petik ) lalu enter.
  5. Ketikkan " cp db.127 db.192 ( tanpa tanda petik ) lalu enter.
  6. Edit db.irfan dengan ketikkan " nano db.irfan " ( tanpa tanda petik ) lalu enter . edit localhost menjadi nama domain kalian dan jangan lupa masukkan ip server kalian.
    isi file db.irfan
    jangan lupa tekan CTRL + X lalu Y lalu Enter.
  7. Edit db.192 dengan cara ketikkan " nano db.192 " ( tanpa tanda petik ). lalu enter. edit localhost menjadi nama domain kalian dan jangan lupa masukkan ip server kalian.
    isi db.192
    edit 1.0.0 menjadi ip kalian dengan di tulis terbalik dan hilang kan 192 pertama. contoh : 192.192.1.116 menjadi 116.1.192 jangan lupa tekan CTRL + X lalu Y lalu Enter.
  8. Masuk ke file resolv.conf dengan cara "nano /etc/resolv.conf " ( tanpa tanda petik ) lalu enter. masukkan ip kalian di bawah domain kalian jangan lupa tekan CTRL + X lalu Y lalu Enter.
  9. Masuk ke file host dengan cara " nano /etc/hosts " (tanpa tanda petik). edit localhost menjadi nama domain kalian ,dan edit 127.0.0.1 menjadi ip kalian  .jangan lupa tekan CTRL + X lalu Y lalu Enter.
  10. Restart bind 9 dengan cara " systemctl restart bind9 " (tanpa tanda petik ).
  11. Cek dns dengan cara " dig irfan.vip " (tanpa tanda petik). jika muncul seperti berikut berarti sukses.
    dig irfan.vip
    jika tidak muncul  / server failur / conection timeout. priksa lagi pada langkah ke 3 ,6 dan 7 apakah ada script yang salah.
  12. Cek lagi dengan Cara " nslookup irfan.vip "
    nslookup irfan.vip
    jika muncul domain dan ip kalian maka sukses. jangan lupa tes di windows.
  13. setting ip pada windows dan ip pada server. 
    ip windows
    isikan Gateway dan DNS sesuai ip server.
    ip debian server
    untuk mensetting ip ketik " nano /etc/interfaces " (tanpa tanda petik)
  14. Finish , cek pada browser
    menggunakan ip

    menggunakan domain
    Nah ,Demikian Tutorial Saya Terimakasih .
Read More

July 31, 2017

Cara instal Debian Server

Cara Instal Debian Server


Berikut cara instal debian server :


 1.  Pergi ke boot option , lalu pilih boot melalu dvd/cd.

 2. Pilih Instal lalu Tekan enter.


3. Pilih Bahasa lalu Enter, Saya pakai Bahasa Inggris biar mudah di pahami .


4. Pilih Lokasi Indonesia . yaitu dengan memilih Other > Asia > Indonesia






5. Pilih United States lalu Enter


6. Pilih Keyboard American English (qwerty) lalu Enter.


 7.  Continue lalu Enter.


 8. Pilih configure network manually lalu Enter.


9. Masukan Ip address lalu Enter.


 10. Masukan Netmask lalu Enter


 11. Masukan Gatway lalu Enter


 12. Masukan 3 DNS lalu Enter


 13. Masukan Hostname lalu Enter


 14. Masukan Domain Name lalu Enter


 15. Masukan root Password lalu Enter


 16. Masukan Ulang Passwor root lalu Enter


 17. Masukan Full Name untuk User Baru lalu Enter


 18. Masukan Username lalu Enter


 19. Masukan password  user baru lalu Enter


 20. Masukan ulang password lalu Enter


 21. Pilih zona Waktu ( WIB , WITA,WIT ) lalu Enter


22. Pilih  Partitioning method lalu Enter



23. Pilih disk untuk partisi lalu Enter


24. Pilih partitioning scheme lalu Enter saya pilih yang rekomendasi


25. Pilih Finish partitioning lalu Enter


26. Pilih Yes lalu Enter


27. Scane another Pilih No lalu Enter

28. Use Miror Pilih No lalu Enter


29. Participate .... server Plih No lalu Enter


30. Hapus bintang yang Atas dengan cara tekan Spasi pada keyboard lalu Enter


31. Instal Grub boot loader pilih Yes lalu Enter


33. Device boot loader pilih Manual lalu Enter


34. Device for boot loader  instalation isi  /dev/sda


35. Instalasi Selesai   .  Pilih Continue lalu Enter


Setelah itu Login  dengan User root / User yang kita buat lalu Enter


Dan inilah tampilan Debian Server.

Demikian Artikel dari Saya Semoga bermanfaat . Sayonara... 
Salam XI TKJ UFA ...


Read More